Pesawat Luar Angkasa milik NASA Kembali Mengorbit di Planet Mars

Pesawat luar angkasa Mars terbaru NASA, Maven(Martian Atmosphere and Volatile Evolution), telah tiba di planet Mars untuk mempelajari misteri apa yang terjadi pada udara planet ini. Setelah pesawat ruang angkasa menembakkan mesinnya selama 34 menit 26 detik, akhirnya pengontrol misi menerima data sekitar pukul 10:25 malam bahwa Maven telah berada pada orbit di sekitar Mars.

Pertama-tama, ia akan mengamati sebuah komet yang secara kebetulan akan terbang melintasi Mars pada jarak 82.000 mil. Manajer misi telah mengatur untuk mengaktifkan delapan sensor ilmiah Maven saat itu.

Wahana antariksa itu akan menghabiskan waktu lima hari mengamati bagaimana debu komet itu, melaju dengan kecepatan 125.000 mil per jam, dapat memanaskan dan memperluas atmosfer Mars, dan bagaimana es air dari komet itu dapat meningkatkan kadar hidrogen. Sebagai tindakan pencegahan, Maven akan berada di sisi lain Mars, menggunakannya sebagai perisai, ketika hujan debu komet terjadi.

Dr. Jakosky, seorang profesor ilmu geologi di University of Colorado, akan mengalihkan perhatiannya ke pengukuran sains berikutnya. Ilmuwan planet tersebut percaya bahwa sekitar empat miliar tahun yang lalu, Mars muda diselimuti dengan lapisan udara yang tebal dan karbon dioksida yang memerangkap panas yang membuatnya tetap lebih hangat dan lebih basah daripada saat ini.

Suatu saat sejak itu, udara menipis, membuat permukaan kering dan dingin. Molekul udara bisa saja melarikan diri ke ruang angkasa atau diubah oleh reaksi kimia menjadi batuan. Delapan instrumen Maven akan mencatat atmosfer atas Mars dan membuat katalog partikel angin matahari yang membombardir planet ini. Itu akan memungkinkan para ilmuwan untuk menentukan tidak hanya tingkat di mana atmosfer menghilang, tetapi juga bagaimana itu menghilang. Hasil sains pertama diharapkan pada musim semi.

Tiga pengorbit lain saat ini berada di sekitar Mars yaitu Mars Odyssey dan Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA, dan pesawat ruang angkasa Mars Express dari Badan Antariksa Eropa. NASA juga memiliki dua penjelajah yang beroperasi di permukaan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *